Kamis, 16 Juli 2009

Tragedy at School's Students Orientation Phase

sekali lagi MOS membawa korban. calon siswa baru tewas saat menjalani masa orentasi siswa. hal ini memunculkan lagi kontroversi seputar MOS. haruskah MOS diadakan bila terus membawa korban di setiap tahunnya? kali ini korbannya adalah calon siswa SMAN 16 Surabaya. ia tewas karena stress saat mengikuti MOS. seperti yang saya kutip dengan suntingan seperlunya dari harian Surya : 'Kegiatan MOS di memakan korban jiwa lagi. Roy Aditya Perkasa, 16, tewas saat menjalani MOS hari terakhir di SMAN 16 Surabaya walaupun sempat dilarikan dan dirawat di RSI Jemursari sekitar pukul 16.00' (Harian Surya, Kamis 16 Juli 2009). akankah MOS di SMA menjadi sama dengan penyiksaan di STPDN/IPDN? bisa saja terjadi bila pemerintah sebagai regulator tidak bertindak tegas. pihak sekolahpun harus tegas menindak para siswanya yang terbukti melakukan Kekerasan Dalam Sekolah Oleh Oknum OSIS. jangan malah melindungi siswa tersebut dengan alasan menjaga nama baik sekolah. semoga hal ini tak akan terulang di tahun-tahun mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar