Rabu, 19 Agustus 2009

Karnaval Tahunan

Di Madiun, karnaval 17 Agustusan diadakan rutin setiap tahun. Tak
hanya di Madiun, kota-kota lain pun pasti punya agenda serupa (atau
setidaknya mirip) untuk memperingati ulang tahun tanah air kita
tercinta, Indonesia. Di Madiun, peserta karnaval ini adalah
sekolah-sekolah dari TK sampai SMA/SMK, universitas, institut,
politeknik, sekolah tinggi, lembaga-lembaga pendidikan, dan
instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta. Para peserta
berlomba-lomba untuk menampilkan karya-karya kreatif mereka,
keunggulan-keunggulan dibanding saingan, dan penghargaan-penghargaan
untuk memamerkan prestasi mereka. Bisa dikatakan bahwa karnaval
tahunan ini dimanfaatkan untuk promosi (terutama sekolah-sekolah)
walaupun agak terlambat sebab tahun ajaran baru sudah dimulai sejak
bulan Juli. Namun, untuk para siswa yang baru saja duduk di kelas 6,
9, maupun 12, karnaval tahunan bisa dijadikan referensi yang cukup
menarik bila hendak melanjutkan studi. Pasalnya, calon siswa dapat
membandingkan secara langsung maupun eksplisit keunggulan tiap-tiap
lembaga, sehingga dapat menentukan lembaga manakah yang paling sesuai
bagi mereka. Karnaval tahunan ini sebenarnya juga bisa dimanfaatkan
untuk memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional. Caranya
adalah dengan memamerkan produk unggulan daerah tersebut. Contohnya
adalah makanan khas daerah ataupun kesenian daerah yang kurang dikenal
ataupun jarang ditemui. Bisa juga hasil industri rumahan yang
potensial untuk dijadikan komoditas ekspor. Jadi sebenarnya, karnaval
tahunan memiliki banyak manfaat dan kegunaan daripada hanya
dimanfaatkan untuk hiburan semata. Namun masalahnya, selama ini
penyelenggaraan karnaval hanya dimanfaatkan sebagai hiburan,
setidaknya di Madiun, sehingga dana penyelenggaraan terbuang sia-sia.
Untuk itu, pemerintah kota harus mengubah fungsi dari karnaval. Tidak
hanya sebagai hiburan (dan terkadang dilombakan), namun juga untuk
sarana promosi. Atau bisa juga dijadikan sebagai obyek wisata untuk
meningkatkan jumlah wisatawan di daerah terkait, yang mana nantinya
bisa juga dimanfaatkan untuk menambah pendapatan daerah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar