malam yang sepi
kuhabiskan waktuku hanya sendiri
tak ada yang peduli
tak ada yang mau mengerti
apa guna sahabat?
bukankah sahabat harusnya ada saat kita butuh curhat?
apa guna saudara?
bukankah saudara harusnya ada saat kita dirundung lara?
tapi apa yang terjadi?
mereka pergi sendiri-sendiri
menyesal aku membanggakan mereka
menyesal aku menganggap mereka saudara
saudara macam apa?
orang-orang yang dulu berkata
'I'm your brother'
kini hanya menjadi sebuah bother
apakah itu namanya saudara?
apakah itu namanya kakak?
apakah itu namanya pemimpin?
saat dicari malah pergi
luka lama yang dulu hampir sembuh kini harus dirobek lagi
tertoreh oleh sikap sok mengikuti aturan dan arogansi
hukuman apa yang diberikan Tuhan?
apa aku harus selalu sendirian tanpa teman?
hanya bisa menjerit
hanya bisa merintih
sudahi saja ini semua
anggap aku tak pernah ada
toh ada ataupun tidak
aku tidak akan membawa dampak
antara ada dan tiada
ada aku tiada guna
tak ada aku pun tak ada yang curiga
selamat tinggal 'saudara'ku
anggap saja kita tak pernah bertemu